Sepak Bola a1fitnessnetwork.com

Portal Berita sepak bola Indonesia dengan sajian lengkap.

Greysia Polii Termotivasi Jadi Yang Tertua di Skuat Indonesia

Greysia Polii Termotivasi Jadi Yang Tertua di Skuat Indonesia

Greysia Polii, atlet bulu tangkis berusia 29 tahun ini menjadi atlet paling senior diantara atlet bulu tangkis Indonesia lainnya yang masuk dalam daftar skuat untuk bermain di ajang piala Sudirman 2017 nanti. Mengenai statusnya ini, Greysia mengaku sedikit terbebani, tapi juga ada motivasi yang dia rasakan.

Greysia Polii Termotivasi Jadi Yang Tertua di Skuat Indonesia

Sebagaimana diketahui, PBSI memang secara resmi telah mengukuhkan 20 pemainnya yang akan diturunkan di Piala Sudirman di Gold Coast, Australia, 21-28 Mei mendatang. Dari 20 nama itu, khusus sektor ganda putri, pelatih bersama-sama PBSI memutuskan lima pemain yang diberangkatkan.

Atlet-Atlet wanita tersebut antara lain adalah Greysia Polii, Rosyita Eka Putri Sari, Anggia Shitta Awanda, Della Destiara Haris, dan Apriani Rahayu. Memang sedikit aneh karena jumlahnya ganjil, tapi itu bukan tanpa sebab, mengingat Nitya Krishinda Maheswari yang kita kenal sebagai pasangan Greysia saat ini belum pulih dari cedera yang menimpanya. Nah, dari kelima atlet wanita tersebut, Greysia adalah yang tertua, dimana usianya saat ini sudah 29 tahun.

Nah, melihat statusnya tersebut, Greysia sendiri mengakui ada beban yang dia rasakan, namun dia juga merasakan motivasi yang cukup besar untuk bisa mengharumkan nama Indonesia di kompetisi nanti.

“Kalau dibilang beban pasti ada beban, pasti ada rasa tegang, namanya juga manusia biasa, wajar saja,”

“tapi jangan terlalu dipikirkan, saat tanding ya harus tanding, all out ya all out saja. Yang jelas, kami di sini memiliki tujuan yang sama, yaitu kemenangan. Jadi bagaimana caranya kami ingin menyumbang satu demi satu poin untuk Indonesia,”

“Semestinya yang junior harus bisa mengemban tugas ini juga. Saya sangat berterima kasih karena masih dipercaya untuk bermain di ajang ini, dan saya juga ingin agar adik-adik saya di sini mengemban tugas yang sama. Tetapi saya di sini dalam membantu adik-adik saya juga, agar ada pengalaman bertanding di beregu,” Ujar Greysia kepada reporter.

Inilah Skuat Bulu Tangkis Indonesia untuk Piala Sudirman 2017

Inilah Skuat Bulu Tangkis Indonesia untuk Piala Sudirman 2017

Skuat Bulu Tangkis Indonesia yang dipersiapkan untuk bermain di ajang Piala Sudirman 2017 akhirnya resmi dirilis pihak PP PBSI. Setidaknya ada 20 Atlet yang terlibat dengan 10 diantaranya adalah Atlet Pria, dan Sebagaimana kabar yang memang telah beredar sebelumnya, tidak ada nama atlet gaek, Liliyana natsir.

Inilah Skuat Bulu Tangkis Indonesia untuk Piala Sudirman 2017

Sebagaimana penjelasan dari Manajer Umum Susy Susanti, Liliyana Natsir saat ini masih belum pulih sepenuhnya dari cedera, sehingga yang bersangkutan tidak didaftarkan dalam skuat Indonesia.

”Butet (panggilan untuk Liliyana) saat ini masih cedera dan belum pulih, sehingga kami memtuskan agar posisinya digantikan oleh Gloria (emanuelle Widjaja)” Demikian penjelasan Susy sebagaimana dikutip DetikSport.

Selain Liliyana, ada juga Ni Ketut Mahadewi Istarani yang mengalami cedera sehingga tidak masukkan dalam daftar atlet bulu tangkis yang akan bermain di Sudirman Cup nanti. Sosok yang dikenal sebagai spesialis ganda putri itu tengah mengalami cedera lutut, sempat mengalami sesak napas dalam turnamen yang dia ikuti. Adapun, lebih lengkapnya, berikut skuat Indonesia untuk Piala Sudirman 2017.

Manajer Tim: Susy Susanti

Putra

1. Jonatan Christie
2. Anthony Sinisuka Ginting
3. Kevin Sanjaya Sukamuljo
4. Marcus Fernaldi Gideon
5. Ricky Karanda Suwardi
6. Angga Pratama
7. Mohammad Ahsan
8. Rian Agung Saputro
9. Tontowi Ahmad
10. Praveen Jordan

Putri

1. Fitriani
2. Dinar Dyah Ayustine
3. Gregoria Mariska Tunjung
4. Greysia Polii
5. Della Destiara Haris
6. Rosyita Eka Putri Sari
7. Anggia Shitta Awanda
8. Apriani Rahayu
9. Debby Susanto
10. Gloria Emanuelle Widjaja

Johann Zarco Targetkan Empat Besar di Spanyol

Johann Zarco Targetkan Empat Besar di Spanyol

Setelah berhasil finish konsisten di peringkat kelima dalam dua seri terakhir, di argentina dan di Austin, Rider yamaha Tech 3, alias debutan MotoGP tahun ini, Johann Zarco, membidik target bisa finish pada posisi ke empat pada race edisi ke empat di Jerez, Spanyol, akhir pekan ini.

Johann Zarco Targetkan Empat Besar di Spanyol

Keberhasilan konsistensi di tahun debutnya membuat Zarco jadi buah bibir di paddock motoGP tahun ini. Meskipun sempat mengalami crash pada seri pertama di Qatar dan sempat diragukan, namun publik kini mulai yakin dengan kualitas juara moto2 edisi 2015-16 ini usai yang bersangkutan sukses finish di peringkat kelima pada dua edisi berikutnya secara beruntu

“Jerez akan jadi pertanda dari dimulainya seri pertama dari Sirkuit Eropa, ini sangatlah penting bagi kami, terutama setelah sirkuit yang begitu panjang di Qatar, Argentina dan Texas. Sirkuit Spanyol lebih pendek dan sempit, jadi saya penasaran melihat bagaimana saya mengendalikan motor,” Demikian kata Zarcon kepada reporter.

Bisa dikatakan, dia adalah rider debutan terbaik pada edisi MotoGP tahun ini, pasalnya, diantara empat debutan, Zarcon berada di posisi yang paling tinggi, tepatnya di peringkat ke-7, dengan total 22 poin yang dia raih. Ia pun berharap cuaca Jerez akhir pekan nanti bersahabat agar ia bisa kembali tampil optimal.

“Saya masih akan berjuang keras di tahun pertma saya, saya ingin berada amat dekat dengan Podium. Di Austin, saya tak terlalu jauh dari tiga besar jadi saya akan terus mencapai target ini. Cuaca Andalusia harusnya cerah, namun selalu ada ancaman hujan dan inilah yang harus diwaspadai. Saya akan mejalani balapan kali ini dengan pikiran yang lebih terbuka dan menargetkan hasil terbaik,” pungkasnya.

Rafael Nadal Raih ‘La Decima’ Di Barcelona Open 2017

Rafael Nadal Raih 'La Decima' Di Barcelona Open 2017

Petenis tersohor asal Spanyol, Rafael Nadal berhasil meraih gelar juara ke-10 dalam karirnya sebagai atlet tenis professional, titel La Decima itu diraihnya kala sukses mengalahkan Dominic Thiem, petenis asal Austria dalam laga final di Barcelona Open 2017.

Rafael Nadal Raih 'La Decima' Di Barcelona Open 2017

Tidak hanya sekedar menang, bahkan Atlet berusia 30 tahun itu tidak menemui hadangan berarti ketika berhadapan dengan Thiem, dia menang lewat dua set langsung 6-4, 6-1, dalam pertandingan di Real Club de Tenis, Minggu (30/4/2017). Nah, faktanya sendiri ini adalah kemenangan ke-10 bagi Nadal dalam ajang Barcelona Open, dimana raihan tersebut menyamai raihan yang sebelumnya dia capai di Monte Carlo Masters.

Tapi Petenis asal Austria itu bukan tanpa perlawanan, di awal, dia bahkan menyulitkan nadal, membuat pria asal Spanyol tersebut harus bermain selama tujuh menit demi mempertahankan servis pertamanya, dengan mengamankan satu break point dengan drop voli sempurna.

Kedua petenis saling kejar sampai gim kesepuluh, hanya saja, cekatannya Nadal membuat Thiem beberapa kali melakukan kesalahan, bahkan backhands nya yang membuat bola mengenai net justru menjadi keuntungan bagi Nadal yang mengamankan satu breakpoint dengan drop Voli sempurna.

Pada set kedua, laga berlangsung lebih mudah bagi nadal, dan Thiem selalu melakukan kesalahan yang akhirnya membuat dirinya tidak memiliki satu peluang pun untuk menciptakan set ketiga. Nadal pun keluar sebagai juara, untuk kali ke sepuluh di ajang Barcelona open.

“Tadi adalah set pertama yang ketat dengan kualitas permainan yang bagus, Apapun bisa terjadi, tapi kemudian saya bermain di level yang sangat tinggi di set kedua dan Dominic mungkin mulai membuat kesalahan lebih banyak.”

“Secara keseluruhan, saya merasa sangat puas, dan saya rasa ini adalah haris yang emosional untuk saya. Bermain di depan pendukungku sendiri, klubku, dan memenangi titel ke-10 di sini adalah sesuatu yang tidak mungkin, bahkan di dalam mimpi sekalipun. Ini sangat spesial dan unik.”

“Aku sudah memainkan pertandingan terbaikku di turnamen pada siang ini dengan melawan petenis yang mungkin tersulit di turnamen ini. Jadi aku sangat gembira,” ungkap Nadal di situs ATP

Sir Alex Ferguson Imbau United Menangkan Liga Europa

Sir Alex Ferguson Imbau United Menangkan Liga Europa

Menurut Pelatih Legendaris Setan Merah itu, dengan memenangkan trofi Liga Europa tahun ini, Manchester United bisa menambah koleksi trofi dalam sejarah mereka. Fergie melihat peluang MU untuk menjadi juara Liga Europa untuk pertama kali pada musim ini cukup terbuka.

Sir Alex Ferguson Imbau United Menangkan Liga Europa

Manchester United berhasil melangkah ke babak perempat final Liga Europa. Pada fase ini, pasukan Jose Mourinho akan menantang klub asal Belgia, Anderlecht. Terkait dengan usaha eks klub arahannya tersebut, Sir Alex Ferguson mengimbau kepada Rooney Cs untuk meneruskan usaha dan menjuarai kompetisi.

Ferguson memang tak pernah memenangkan trofi Liga Europa sebelum ini, dan dalam sejarah Manchester United juga belum pernah ada trofi tersebut. Jadi, Pria asal Skotlandia berharap mantan timnya bisa memenangkan trofi itu untuk kali pertama.

“Masalahnya adalah kami belum pernah memenangkan trofi tersebut, kami juga tak pernah memenangkannya saat masih disebut sebagai Piala UEFA, kami harus dapatkan. Kami mendapat undian yang bagus. Saya tidak bilang itu pasti, Namun saya rasa, peluang yang dimiliki tim ini sangat besar,” Demikian ujar Sir Alex.

Lebih lanjut, Ferguson juga mengakui bahwa kemenangan di ajang ini akan berdampak pada nasib Klub Musim depan, karena secara otomatis, tiket ke ajang Liga Champions Eropa.

”Trofi tersebut nantinya juga akan mengantarkan kami ke ajang Liga champions Eropa. Jadi, tidak diragukan lagi bahwa ini adalah sebuah insentif yang besar, Bagi saya pribadi, absensi Sevilla di kompetisi itu menjadi sebuah keuntungan yang bagus. Jika Anda bisa memenangkan gelar, itu sangat penting. Ini adalah trofi tingkat Eropa. Kendati bukan Liga Champions, tetap saja levelnya adalah kompetisi Eropa,” tutup Fergie.

Unai Emery Sebut Kekalahan dari Barca hanya Kecelakaan

Unai Emery Sebut Kekalahan dari Barca hanya Kecelakaan

Pelatih Paris Saint-Germain Unai Emery menilai para pemainnya telah membuktikan bahwa kekalahan telak 6-1 dari Barcelona di babak 16 besar Liga Champions adalah sebuah kecelakaan. Kesimpulan ini ditarik sang manajer setelah deretan hasil positif yang diraih klubnya di ajang Ligue 1.

Unai Emery Sebut Kekalahan dari Barca hanya Kecelakaan

Sebagaimana diketahui, Paris Saint-Germain baru saja berhasil memetik tiga poin berkat kemenangan 2-1 atas Olympique Lyon, pada pertandingan yang berlangsung akhir pekan kemarin, Minggu (19/3). Ini adalah kemenangan beruntun yang diraih PSG sejak kekalahan memalukan dari Barcelona di ajang Liga Champions Eropa. Sebelumnya, mereka berhasil kalahkan FC Lorient dengan skor tipis 2-1.

Berkat dua kemenangan beruntun tersebut, Paris Saint-Germain terus mebuntuti AS Monaco yang berada di puncak klasemen dengan perbedaan tiga poin saat ini. Emery pun merasa puas dengan kemampuan timnya untuk memulihkan diri setelah tragedi mengenaskan di Camp Nou , yang mana menurutnya kekalahan itu hanyalah sebuah ‘kecelakaan’.

“Kami berhasil bangkit dari ketertinggalan dan menang menghadapi lawan yang sulit dikalahkan (Lyon). Tantangan untuk mengejar AS Monaco yang berada di puncak klasemen adalah tantangan berat, untuk itulah kenapa kemenangan atas Lyon sangat penting bagi kami”

“Masih ada tiga kompetisi yang bisa kami menangkan, Ligue 1, Coupe de la Ligue, Coupe de France. Jika menghitung 19 laga terakhir sejak jeda musim dingin, maka terhitung, kami telah memenangkan 16 pertandingan, dua kali tertahan imbang dan hanya sekali kalah melawan Barcelona . Kami telah berhasil membutkikan bahwa kekalahan melawan Barcelona itu adalah sebuah kecelakan. Tim ini baik-baik saja,” Demikian ujar mantan pelatih Sevilla kepada reporter.

Luis Enrique Sanjung Rekor Teranyar Lionel Messi

Luis Enrique Sanjung Rekor Teranyar Lionel Messi

Menurut sang manajer, tidak ada seorang pun yang bakal mampu menyentuh rekor fantastis yang telah ditrorehkan oleh bintang Argentina tersebut. Enrique sangat menikmati setiap aksi Messi, dan merasa bahwa Barcelona dan Sepakbola pada umumnya akan sangat merindukan La Pulga saat pergi nanti.

Luis Enrique Sanjung Rekor Teranyar Lionel Messi

Lionel Messi kembali menorehkan namanya dalam sejarah sepakbola panjang Barcelona dan mungkin dunia. Messi baru saja mencatat namanya sebagai pemain yang selalu mencetak lebih dari 40 gol pada delapan musim beruntun. Terkait rekor baru tersebut, pelatih Luis Enrique tak ragu untuk melayangkan sanjungan.

Barcelona baru saja berhasil menjaga jarak dengan Real Madrid usai memennagkan pertandingan kandang melawan Valencia akhir pekan kemarin. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 4-2 , dua gol Barcelona dicetak oleh Messi. Tambahan dua gol tersebut telah membuat koleksi gol La Pulga menjadi 41 pada musim ini di semua kompetisi musim ini.

Hal tersebut berarti, rekor baru telah dicatatkan Messi, dimana dia secara konsisten mencetak paling sedikit 40 gol dalam delapan musim terakhir secara beruntun. Messi mencetak catatan pertamanya pada musim 2009-10. Dan, semuanya dilalui bersama dengan satu klub saja, Barcelona.

“Sangat menakjubkan apa yang sudah dia lakukan, dia telah memecahkan semua rekor itu dan masih akan terus memecahkan lebih banyak rekor lagi. Betapa mengagumkannya bisa menikmati pemain seperti Messi,” puji Pelatih Barcelona, Luis Enrique.

Lebih lanjut, mantan manajer AS Roma dan Celta Vigo itu yakin, tidak akan ada pemain lain yang mampu menyamai apa yang sudah ditorehkan Messi dalam sepakbola. Dan ketika dia pensiun, maka sepakbola akan sangat merindukannya.

“Tidak akan ada yang bisa menyentuh catatannya dan tidak mungkin bagi siapa pun bisa melakukan apa yang telah dilakukannya. Kami akan merindukannya ketika ia pergi,” tutup Enrique.

Kalah, Arsene Wenger Kritik Permainan Tim Lawan

Kalah, Arsene Wenger Kritik Permainan Tim Lawan

Menurut manajer asal Prancis, tim tuan rumah hanya mengandalkan skema bola mati dan seranga balik untuk bisa memenangkan pertandigan tersebut. Hal ini membuat wenger merasa amat kecewa, namun demikian, timnya harus lekas bangkit dan meraih hasil positif di sisa kompetisi.

Kalah, Arsene Wenger Kritik Permainan Tim Lawan

Arsenal harus kembali menderita hasil negatif dengan kali ini ditekuk West Bromwich Albion pada pekan ke-29 Liga Primer Inggris sabtu kemarin. Pasca pertandingan tersebut, banyak hal yang diungkapkan manajer Arsene Wenger, salah satunya adalah kritik terhadap permainan yang diterapkan tim Tuan rumah.

Bertandang ke The Hawthorns Park Stadium, Arsenal secara mengejutkan takluk dengan skor akhir 3-1, dimana Kekalahan tersebut adalah keempat dari lima matchday terakhir. Ironisnya lagi, kekalahan tersebut membuat The Gunners makin jauh dari empat besar klasemen sementara, dan terancam tak bisa tampil di ajang Champions League musim depan.

Menanggapi kekalahan ini, Manajer Arsene Wenger kembali membela performa tim asuhannya dengan cara mengkritik sistem permainan yang diterapkan The Baggies dalam laga tersebut.

“Saya bisa katakan bahwa pertandingan tersebut adalah tipikal dari kompetisi Liga Primer inggris masa sekarang. Bagaiamana sebuah tim mampu menguasai jalannya permainan dan lawannya mengandalkan skema serangan balik dan tentu saja situasi bola mati,”

“Saya paham, bahwa tim kami dalam bahaya saat kedudukan masih imbang 1-1, karena West Brom bisa menyakiti kami dari serangan balik atau situasi bola mati. Itu terjadi dan sayangnya, sampai laga usai, kami bahkan tak mampu mencetak gol tambahan”

“Pada akhirnya Anda harus katakan bahwa West Brom mencetak gol melalui bola mati, entah siapa pun lawannya. Tentu ini adalah kekecewaan yang berat, tapi pada akhirnya, kamilah yang tetap harus bertanggung jawab atas kekalahan ini, dan kami harus lekas bangkit” Demikian ketus Wenger seperti dikutip ESPN FC.

Inilah Skuat Terbaru Tim Nasional Spanyol

Inilah Skuat Terbaru Tim Nasional Spanyol

Sempat terpuruk di awal musim ini bersama Everton, sinar Gerard Deulofeu kembali bersinar setelah dipinjamkan ke AC Milan pada paru kedua musim, karenanya, lulusan akademi La Masia milik Barcelona itu masuk dalam skuat terbaru La Furia Roja yang ditentukan Julen Lopetegui.

Inilah Skuat Terbaru Tim Nasional Spanyol

Tim Nasional Spanyol akhirya mengumumkan skuat terbaru mereka yang dipersiapkan untuk pertandingan Internasional pekan depan, akhir Mei. Pelatih Julen Lopetegui yang menentukan nama-nama pemain sendiri membuat kejutan dengan memanggil sejumlah nama anyar, dan meninggalkan nama-nama populer.

Assier Illaramendi, sebenarnya dia adalah salah satu gelandang yang diprediksi memiliki masa depan cerah, namun sejak pergi dari Madrid, Prediksi itu sedikit diragukan. Untungnya bersama Real Soicedad, terutama musim ini, Illaramendi tampil gemilang, sehingga manajer Julen Lopetegui turut menyertakan namanya dalam skuat terbaru Spanyol.

Tak hanya itu, Gerard Deulofeu yang baru bergabung dengan AC milan pada musim dingin kemarin dan langsung menembus skuat utama Rossoneri juga langsung mendapatkan tempat di skuat La Furia Roja. Namun herannya, Lopetegui justru mencoret Iker Casillas dari daftar, mungkin menyusul kegagalan FC porto di ajang Liga Champions Eropa. Adapun lebih lengkapnya, berikut skuat terbaru Timnas Spanyol.

Kiper: Pepe Reina (Napoli), David De Gea (Manchester United), Sergio Rico (Sevilla).

Bek: Nacho (Real Madrid), Dani Carvajal (Real Madrid), Javi Martínez (Bayern Munich), Gerard Piqué (Barcelona), Sergio Ramos (Real Madrid), Nacho Monreal (Arsenal), Jordi Alba (Barcelona), César Azpilicueta (Chelsea).

Gelandang: Ander Herrera (Manchester United), Asier Illarramendi (Real Sociedad), Sergio Busquets (Barcelona), Koke (Atlético Madrid), Isco (Real Madrid), Thiago (Bayern Munich), David Silva (Manchester City), Andrés Iniesta (Barcelona).

Penyerang: Álvaro Morata (Real Madrid), Gerard Deulofeu (AC Milan), Vítolo (Sevilla), Diego Costa (Chelsea), Pedro (Chelsea), Iago Aspas (Celta).